10 hal yang Paus Benedict ingin kamu tahu

1. ALLAH ADALAH CINTA

2. YESUS ADALAH TUHAN

Paus Benediktus XVI adalah seorang teolog dan penulis handal di zaman kita ini. Ia bukan saja memiliki otak yang encer tapi juga hati yang suci yang menjadi tempat kediaman Roh Kudus. Pada bulan Mei 2007 beliau menulis sebuah buku yang berjudul; “Jesus of Nazareth”. Beliau mau meyakinkan pembaca bahwa Kitab Suci adalah bukti otentik tentang siapakah Yesus. Katanya, “Yesus bukan saja tokoh historis melainkan Allah yang hidup, yang mewahyuhkan wajah Allah kepada manusia melalui kehadiran-Nya dalam sejarah umat manusia”.

Paus menekankan hal ini untuk mencegah kecenderungan manusia moderen yang hanya karena ingin membuat Yesus menjadi lebih relevan dengan situasi dunia sekarang sehingga membuat pendekatan yang salah tentang Yesus, dan seakan meninggalkan kebenaran Kitab Suci. Kata beliau, kalau kita benar-benar ingin mempromosikan keadilan dan sikap toleransi maka kita harus memulai dari dan dalam Kristus sebagai sumbernya.

Menurut Paus, bahkan beliau mengkritik pendapat tokoh-tokoh liberal modern yang mengajarkan bahwa Yesus sebagai pengajar moral yang bebas, Yesus adalah seorang pengubah revolusioner dan konsep-konsep lainnya yang keliru tentang pribadi Yesus. Paus menyadari bahwa interpretasi seperti ini selalu lahir dari motivasi yang dangkal untuk hanya sekedar menyenangkan orang lain (para pengikut mereka) tanpa membiarkan mereka mengetahui Yesus yang sebenarnya yang sesuai dengan kata Kitab Suci dan ajaran para bapa Gereja. Baginya, pengakuan bahwa Yesus adalah Tuhan adalah jawaban untuk semua keraguan manusia.

Karena itu, menurut beliau kepercayaan bahwa Yesus dari Nazareth adalah kepenuhan wahyu Allah hendaklah menjadi kebenaran dasar bagi setiap orang  yang mengaku dirinya sebagai Kristen. Yesus lah tujuan akhir hidup manusia.


Refleksi tambahan dariku:

Sungguh sangat mengherankan bahwa ada orang atau kelompok orang yang menamakan dirinya Kristen tapi tidak mengakui ke-Allah-an Yesus. Seperti yang selalu saya tekankan bahwa semua nabi dalam agama lain mewartakan dan mengajarkan tentang jalan kepada keselamatan, tapi hanya Yesus. Sekali lagi, hanya Yesus lah yang mengatakan kebenaran ini dengan jelas dan pasti bahwa “Akulah Jalan, Kebenaran dan Hidup. Tidak ada seorang pun yang bisa datang kepada Bapa tanpa melalui Aku.”  Herannya, masih ada yang meragukan kebenaran iman ini, yang dipelihara dengan indah dan aman dalam Gereja yang didirikan oleh Yesus sendiri, yakni Gereja Katolik. Tidak perlu mencari penafsiran lain atas kata-kata Yesus kepada Petrus; “Di atas batu karang inilah Aku akan mendirikan Gereja-Ku.” Gereja yang dimaksud adalah Gereja Katolik. Kalau ada yang tidak percaya akan kebenaran ini harap dimaklumi karena memang gereja mereka tidak didirikan oleh Yesus di atas dasar Petrus.

Lebih dari itu, kalau Anda belajar sejarah Gereja dengan jujur maka Anda akan mengakui akan usaha yang besar dan terus menerus dari Gereja Katolik untuk mewartakan dan mempertahankan kebenaran iman Kristiani bahwa Yesus adalah Tuhan. Sama seperti Tuhan yang sama yang telah berkata dan memilih Petrus agar mewartakan Sang Guru sebagai Tuhan kepada orang lain, maka atas dasar yang sama pun Roh Kudus telah menggerakkan pengganti Petrus di zaman ini, yakni Paus Benediktus XVI untuk menegaskan kembali iman Petrus bahwa “Engkaulah Tuhan. Kepada siapa kami akan pergi? Sebab perkataan-Mu adalah perkataan hidup dan kami percaya akan itu.”

Semoga saja Anda tidak ragu lagi akan ke-Allah-an Yesus dan tetap percaya bahwa Roh-Nya tetap berkarya dalam dan melalui para pengganti Petrus karena memang sesungguhnya alam maut tidak akan menghancurkan Gereja-Nya.


Salam dan doa seorang sahabat untuk para sahabat,

***Duc in Altum***

Comments

Popular Posts